Selamat Datang, Prajurit Muda Narasinga Wiratama

Bulan juli, merupakan bulan yang spesial untuk Yonkav 8 / NSW. Selain menjadi bulan kelahiran, Yonkav 8 kedatangan ksatria baru yang terdiri dari paja dan taja yang telah selesai melaksanakan tradisi arjuna di Malang. Kedatangan 17 Orang kesatria menuju kandang Narasinga Wiratama, Untuk membentuk rasa kebanggaan terhadap satuan dan membentuk mental kuat dan yang kokoh seperti Baja Tank, Yonkav 8/NSW melaksanakan tradisi penjemputan anggota baru dengan rute sejauh 10 Km dari Lapangan Ds. Kenep, melewati route lari 10 Km yang sering digunakan oleh para prajurit Yonkav 8/NSW/2 Kostrad, Beji Senin (9/7/2018).

Tradisi ini dilaksanakan oleh prajurit yang baru masuk satuan, yakni 2 orang Perwira Remaja dan 15 orang Tamtama Remaja mengikuti tradisi penjemputan yang diawasi langsung oleh Letda Kav Predi Prayogo beserta jajaran pelatih. Penjemputan yang melewati rute perkampungan juga dimaksudkan untuk memberikan gambaran serta mengenalkan daerah sekitar Yonkav 8 itu sendiri untuk orientasi.

Komandan Yonkav 8/NSW/2 Kostrad Letkol Kav Yudha setiawan, S.E. yang di wakili oleh Mayor Kav Temothius P.H. selaku pimpinan acara menyampaikan, tradisi penjemputan ini bertujuan untuk memupuk rasa kebanggaan prajurit terhadap satuan, mengenalkan sejarah satuan serta sebagai orientasi satuan terutama bagi prajurit Yonkav 8/NSW yang baru masuk satuan, “Jaga nama baik satuan laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab dan tetap semangat Cakraa….. !!!” Tambah Mayor Kav Temothius P.H.

Gambaran penjemputan yang terdiri dari beberapa kegiatan yang menguras fisik sangat banyak tidak memberikan efek takut kepada masyarakat yang ingin menjadi seorang tentara. Contohnya beberapa opini dari anak-anak yang tetap asik menonton saat tradisi penjemputan berlangsung. “Rasanya takut kadang juga kepingin jadi tentara tapi entahlah namanya cita cita Om smoga saja tercapai” Ujar Rizky warga Rohkepuh yang melihat aksi para kesatria di jemput oleh anggota Yonkav 8/NSW.

Dengan demikian, diharapkan dari tradisi atau awal yang baik kedepannya prajurit baru yang masuk satuan dapat menjalankan tugas dan kewajiban sebagaimana mestinya. “Yang paling terakhir, tetap jalin hubungan baik antara warga sekitar batalyon kavaleri 8 ini, bagaimanapun juga dulu kita juga berasal dari masyarakat biasa sebelum menyandang predikat tentara” tutup Danyonkav 8 di sela-sela kegiatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *